Selasa, 04 November 2014

Articulate VS Adobe Captivate VS Lectora

         Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan peserta didik  sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan. Kali ini saya akan membahas tiga software yang mampu menunjang proses pembelajaran dan dapat dijadikan pengajar sebagai referensi untuk membuat media pembelajaran interaktif.



Articulate adalah perangkat lunak buatan Global Incorporation yang dikhususkan untuk mendesign media pembelajaran dimana software ini bisa di download gratis di www.articulate.com. Tutorial bisa diperoleh hanya secara. Ariculate ini dapat di install di computer yang bersistem operasi windows XP, Vista, windows 7 dan window 8. Dalam Articulate terdapat 4 fungsi yang sangat berguna dalam membuat Media Pembelajaran baik untuk yang versi online maupun offline. Ke empat fungsi tersebut adalah :
1.      ARTICULATE ENGAGE : untuk mendesign materi pembelajaran interaktif
2.   ARTICULATE QUIZ MAKER : untuk mendesign soal-soal interaktif yang terdiri dari 11 variasi soal berupa pilihan ganda,  esay, menjodohkan, True False, dan lain-lain.
3.      ARTICULATE PRESENTER : untuk menggabungkan media pembelajaran interaktif yang telah dibuat pada ARTICULATE ENGAGE dan soal soal interaktif yang telah dibuat pada ARTICULATE QUIZ MAKER. Software ini setelah di install secara otomatis menyatu pada software Power Poin.
4.      Articulate Video Encoder : software ini gunanya untuk mengedit video yang sudah ada untuk dijadikan video pembelajaran. Fungsi lainya sebagai perekaman pembuatan video dimana hasil akhirnya video tersebut adalah Flash dan bisa di upload di blog atau website.



Adobe Captivate merupakan software yang dapat digunakan untuk mengembangkan presentasi atau bahan ajar interaktif. Carakerja adobe Captivate mirip dengan Powerpoint, tetapi kelebihan Adobe Captivate adalah memiliki template untuk kuis dan tes yang dapat digunakan dengan mudah. Soal-soal yang dibuat dapat ditampilkan secara random. Adobe Captivate juga dapat digunakan untuk membuat presentasi yang dilengkapi dengan demonstrasi hasil capturing dari tampilan di layar komputer. Hasil kerja dari Adobe Captivate dapat dikemas dalam bentuk file swf atau exe. Adobe Captivate dapat merekam aktivitas layar computer yang sedang kita jalankan, kita tinggal menambahkan beberapa interaksi e-Learning serta menyisipkan berkas-berkas multimedia sehingga terciptalah suatu dokumen presentasi yang menarik. Dalam proses pembuatan presentasi, Captivate memungkinkan kita untuk menambah, memodifikasi keterangan teks, memberi tambahan audio, video, animasi flash, animasi teks, gambar, atau yang lainnya.



Lectora alat pengembangan pembelajaran elektronik (elearning) , juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, dikembangkan oleh Trivantis Corporation. Lectora digunakan untuk membuat pelatihan online, penilaian, dan presentasi. Hal ini juga bisa digunakan untuk konversi dari presentasi Microsoft PowerPoint ke dalam konten e-learning. Berikut fasilitas yang akan kita dapatkan dalam Lectora:
1.      Design Wizard: kita menyesuaikan template dan tema design yang kita sukai. Pilih ukuran, style dan tema untuk mendesign framework sesuai pilihan kita dengan cepat.
  
2.      Question Creator: kita dapat membuat soal dan kuis yang tersedia dengan berbagai tipe dan style pertanyaan.

3.      Slide-Out Media Library: dengan menempatkan kursor kita pada tab Media Library untuk segera menelusuri semua multimedia kita dan sumber daya untuk drag-and-drop ke karya presentasi kita.

4.      PowerPoint Import:dapat mengimpor file danmengubah menjadi kursus e-Learning terlibat. Tambah navigasi kustom, tombol dan lebih memberikan pengguna pengalaman interaktif.

5.      Actions&Variables: Temukan kemampuan Lectora. Gunakan Action dan Variabel sebagai blok untuk membuat kustom dalam presentasi kita. Tab Action baru menyediakan cara visual yang sederhana untuk membuat gambar, benda-benda dan hal lain dalam presentasi kita agar lebih menarik.

6.      Publish your way: dapat membagi hasil karya kita untuk smartphone ataupun tablet.

7.      ReviewLink™: mempublikasikan konten langsung dari Lectora ke cloud untuk mempermudah tinjauan e-Learning kita.

Dari penjelasan diatas, dapat kita lihat mana yang paling memfasilitasi kita untuk membuat media pembelajaran. Menurut saya, kalo diurutin maka urutannya adalah:
1.      Adobe Captivate
2.      Lectora
3.      Articulate
Kenapa saya memilih Adobe Captivate yang pertama? Karena menurut saya software tersebut lebih memudahkan kita untuk membuat media-media yang sulit seperti tutorial. Tetapi software-software yang lain juga sangat membantu dengan fasilitas yang disediakan untuk membuat meida pembelajaran ini seperti membuat soal-soal yang interaktif.

Yaaaaaa, segitu dulu ya posting kali ini, semoga bermanfaat. Hehehe

Referensi:
budi.staf.upi.edu
http://anang05.blogspot.com/2009/08/tutorial-adobe-captivate-1.html
http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran



Minggu, 23 Maret 2014

CARA MEMBUAT RANGKAIAN SERI & PARALEL



Hai, lama ga posting hehe.
Postingan kali ini saya akan membahas tentang rangkaian seri dan paralel. Tentu sudah tidak asing lagi bukan?
Yuk kita siapkan alat dan bahannya
ALAT DAN BAHAN

  1. SOLDER

Solder ialah alat bantu untuk membuat dan merangkai rangkaian elektronika. Solder disini berguna untuk melelehkan timah. Oh iya, solder yang saya gunakan itu solder dengan tegangan 40W. Bentuknya ada bermacam-macam, begitu pula dengan harganya. Oh iya, dianjurkan juga untuk menggunakan dudukan solder agar tidak sembarangan menaruh solder. Ini solder yang saya pakai.



 2. TIMAH
Nah, timah ini yang nantinya akan dilelehkan oleh solder. Bentuknya seperti kawat hanya saja timah/tinol ini lebih lentur dan mudah dipatahkan. Seperti inilah wujudnya timah

1.       . 3. RESISTOR
Resistor disini dipakai untuk menjadi hambatan dalam rangkaian tersebut. Resistor bernilai macam-macam dan ada ketentuan tersendiri untuk menghitungnya. Resistor yang bernilai besara nantinya akan digunakan untuk rangkaian parallel sedangkan resistor yang bernilai kecil akan digunakan untuk rangkaian seri.

 Ini table untuk menghitung nilai resistor

2.          4.LED
LED disini ialah lampu yang mempunyai banayak warna. Jika kawat LED tersebut ditempelkan ke kutub (+) atau (-) pada baterai, maka lampu tersebut akan menyala terang.

3.         5.PASTA SOLDER
Pasta Solder ini dugunakan untuk membersihkan mata solder(ujung solder). Ini pasta yang saya gunakan tapi berukuran kecil hehe.

4.       6. PCB
PCB ini berguna untuk menempatkan lelehan timah. PCB berbentuk seperti papan, dapat dibelah menjadi dua dan mempunyai lubang-lubang yang berkode. Ini PCB saya sudah terbelah menjadi dua..  

5.       7. BATERAI
Yang terakhir ialah baterai. Digunakan sebagai sumber energi agar lampu pada rangkaian tersebut dapat menyala. Yang saya gunakan baterai 9V dengan merk disensor ya



TEKNIK MENYOLDER YANG BAIK DAN BENAR
·         Bersihkan bagian-bagian yang akan disolder
·         Atur posisi agar menyolder lebih terasa nyaman dan tentunta tidak membahayakan orang lain.
·         Letakan timah pada mata solder dan langsung Tarik jika timah tersebut sudah meleleh
·         Pastikan hasil solderan sebaik mungkin. Hasil solderan yang bagus ialah tidak menghitam akibat pasta solder, tidak terlalu datar dan tidak berlalu menggembung, serta bening. Jika timah yang melelh terlalu banyak atau bentuknya kurang sempurna, maka timah tersebut dapat diperbaiki menggunakan penyedot timah.



CARA MEMBUAT RANGKAIAN

1.       Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
2.       Panaskan solder
3.       Hitung berapa hambatan/nilai resistor
4.       Pasang resistor pada PCB dan tempatkan resistor sesuai nilainya. Jika nilai resistor tersebut besar, maka tempaatkan pada rangkaian paaralel, sebaliknya, jika nilainya kecil, maka tempatkan pda rangkaian seri.
5.       Lilitkan kawat resistor satu dengan yang lainnya agar hambatannya dapat bersatu
6.       Tempatkan LED dekat dengan resistor agar mudah saat dicoba menggunkan baterai
7.       Cobalah terlebih dahulu rangkaian tersebut jika lampu redup maka bermasalah pada nilai resistornya. Entah itu telalu besar atau terlalu kecil.
8.       Stelah semua lampu menyala terang, solder bagian bawah rangkaian(bagian kawat) agar komponen tidak berubaha-ubah lagi letaknya. Putuskan kawat komponen(jika kepanjangan) agar lebih rapi.



CARA MENGHITUNG RANGKAIAN
1.       RANGKAIAN SERI
Resistor:
Merah-ungu-emas-emas
2         -     7  -   --     -    5%
=27 Ohm
Batas awal= 27+1,35=28,35
Batas akhir=27-1,35=25,65


Coklat-hitam-coklat-emas
    1     -    0    -   x10 -  5%
=100 Ohm
Batas awal=100+5=105
Batas akhir=100-5=95

Diketahui:
R(awal)=28,35+105=133,35
R(akhir)=25,65+95=120,65
V=9V
Ditanyakan:
I=…?
Jawab:
I(awal)=V/R(awal)= 9/133,35=0,067A
I(akhir)=V/R(akhir)= 9/120,65=0,074A

2.       RANGKAIAN PARALEL
Resistor:
coklat-merah-orange-emas
1         -     2  -    x1000  -    5%
=12000 Ohm
Batas awal= 12000+600=12600
Batas akhir=12000-600=11400


merah-ungu-merah-emas
    2     -    7    -   x100 -  5%
=2700 Ohm
Batas awal=2700+135=2835
Batas akhir=2700-135=2565

Diketahui:
1/R(awal)=1/12600+1/2835=2314,28
1/R(akhir)=1/11400+1/2565=2093,87
V=9V
Ditanyakan:
I=…?
Jawab:
I(awal)=V/R(awal)= 9/2314,28=0,0038A
I(akhir)=V/R(akhir)= 9/2093,87=0,0042A






Ini hasil karya saya, dan lampu menyala!!!!







SELAMAT MENCOBA!